Telegram-dan-Kemenkominfo-tangani-konten-terorisme

Telegram dan Kemenkominfo tangani konten terorisme

Telegram dan Kemenkominfo tangani konten terorisme

Telegram-dan-Kemenkominfo-tangani-konten-terorisme

Telegram dan Kementerian Komunikasi dan Informasi sepakat untuk menangani konten negatif, terutama yang terkait dengan terorisme, di peron.

“Kami sebagai tim, perusahaan, dan organisasi berusaha meminimalkan,” kata pendiri telegram Pavel Durov pada konferensi pers di Kementerian Komunikasi dan Informasi, Selasa.

Telegram, komunikasi dan TI menciptakan prosedur dan jalur khusus sehingga

mereka dapat berkomunikasi secara efisien.

Direktur Jenderal Aplikasi TI, Samuel Abrijani Pangerapan, mengatakan bahwa Telegram akan memantau panggilan terkait dengan propaganda di saluran publik, tetapi tidak akan melakukan panggilan pribadi.

Menurut Durov, Telegram terus menjaga kerahasiaan dan keamanan penggunanya.

Pertemuan telegram dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi kali

ini membahas cara memerangi propaganda di saluran publik, tetapi tidak ada diskusi tentang akses pemerintah ke data ketika ada kebutuhan mendesak.

“Kami belum membicarakannya, tetapi bagaimana melawan propaganda di saluran publik,” kata Samuel.

Telegram, komunikasi, dan TI menciptakan saluran komunikasi khusus sehingga mereka dapat menangani konten negatif dengan cepat dan efisien.

Durov mengatakan bahwa mereka belum memutuskan untuk membuka kantor

perwakilan di Indonesia, tetapi akan bekerja dengan masyarakat setempat untuk memahami masalah di sini.

 

sumber :

https://calondr.com/

 

jasa penulis artikel seo