AirTag dan alat pelacak lainnya diperbolehkan di bagasi penerbangan

AirTag dan alat pelacak lainnya diperbolehkan di bagasi penerbangan

bagasi penerbangan
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menyatakan bahwa AirTag diizinkan di bawah bagasi terdaftar.

AirTag dan alat pelacak lainnya diperbolehkan di bagasi penerbangan

Bagi Anda yang berencana untuk bepergian, kini Anda tidak perlu takut untuk mengemas AirTags dan alat pelacak lainnya di bagasi Anda. Dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh The Points Guy, Federal Aviation Administration (FAA) telah menyatakan bahwa AirTags dapat dibawa di bagasi pengguna terdaftar.

Peraturan tersebut muncul setelah spekulasi bahwa Lufthansa Group, maskapai penerbangan Jerman, dapat mengeluarkan larangan membawa pelacak bertenaga lithium yang tidak dapat dimatikan di bagasi. Tentu saja, aturan ini juga berlaku untuk perangkat AirTags.

Seperti dilansir Engadget (14 Oktober), Grup Lufthansa telah melarang alat pelacak karena masalah keamanan. Bahkan, muncul spekulasi bahwa grup maskapai ini melarang keberadaan alat pelacak untuk menutupi masalah kehilangan bagasi bagi penumpang maskapai.

Menanggapi rumor tersebut, Lufthansa mengeluarkan pernyataannya sendiri yang mengklarifikasi bahwa perangkat Apple diizinkan masuk. Baik maskapai dan regulator Jerman akhirnya menentukan bahwa pelacak kargo, dengan kinerja baterai rendah dan konsumsi daya rendah, “tidak menimbulkan risiko keselamatan”.

Selain itu, tidak ada laporan kebakaran atau insiden lain yang disebabkan oleh AirTag dan pelacak serupa. Inilah cara Anda dapat merasa lebih aman selama liburan dengan membawa AirTags, Tiles, smart tag, dan perangkat lain yang diizinkan di bagasi Anda.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa AirTag adalah perangkat pelacak pintar berbasis Bluetooth yang didukung oleh teknologi Ultra Wideband (UWB). Perangkat ini ditenagai oleh baterai lithium, sehingga memiliki masa pakai yang lama dan tahan lama.

Apple memastikan AirTag tetap dapat ditemukan meskipun berada di luar jangkauan Bluetooth. Karena teknologi UWB dapat memperluas jangkauan lokasi tanpa bantuan Bluetooth. AirTag juga dapat menggunakan smartphone lain untuk memperbarui lokasinya di aplikasi Cari Milik Saya menggunakan akun yang sama.

Sumber :