Aqidah adalah: definisi, tujuan, jenis, ruang lingkup, prinsip

Pahami aqidah
Buka baca cepat

Akidah merupakan keyakinan yang tegas tanpa sedikitpun keraguan atas dasar-dasar ajaran Islam yang tertuang dalam ayat-ayat Alquran dan dalam hadits Nabi. Serta mengetahui memahami hal-hal yang berkaitan dengan keyakinan kepada Allah dan sifat kesempurnaan-Nya. Aqidah dapat disimpulkan sebagai keyakinan yang seyakin itu, mengikuti semua ajaran yang disampaikan melalui moralitas oleh Nabi Muhammad SAW sebagai contoh yang baik. dan keyakinan Islam adalah keyakinan teguh yang tidak bercampur dengan keraguan.
Fungsi aqidah

Aqidah-adalah-definisi-tujuan-jenis-ruang-lingkup-prinsip
Berikut ini beberapa keistimewaan aqidah, yaitu:

Sebagai dasar pembangunan bangunan Islam.
Terkandung dalam akhlak yang luhur. Jika seseorang memiliki keimanan yang kuat, pasti dia beribadah dengan benar, memiliki akhlak yang mulia, dan melakukan perbuatan yang baik.
Semua ibadah yang kita lakukan ketika tidak ada dasar untuk aqidah, ibadah kita tidak diterima.
Aqidah bisa menuntun kita menuju kebaikan.

Tujuan belajar aqidah

Mempelajari keyakinan tersebut meliputi, antara lain:

Untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.
Dapat menenangkan jiwa, pikiran dan pikiran dari kekacauan yang muncul dari kekosongan hati yang beriman.
Untuk meningkatkan amalan, karena jika beriman kepada aqidah, ia akan meyakini kebangkitan dan pembalasan atas segala amalan serta dapat terhindar dari perbuatan maksiat.
Memperbaiki tujuan dan tindakan penyimpangan dalam beribadah kepada Tuhan dan dalam berhubungan dengan orang lain.

Baca lebih lanjut: Sistem Pernapasan Hewan
Manfaat aqidah

Keuntungan mempelajari Aqidah adalah sebagai berikut:

Meningkatnya iman kepada Tuhan berarti kita akan selalu beribadah dengan ikhlas dengan itikad baik hanya karena kita mengharapkan ridha Tuhan.
Perbanyak amal kebaikan, agar tujuan keyakinan adalah menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan tidak adil atau sesat. Kami akan selalu ingat bahwa apa yang kami lakukan akan mendapatkan pahala nanti di akhirat.
Semakin kuat keyakinan seseorang, semakin kuat hatinya dalam mengamalkan Islam.
Jika kita mendapatkan tuntunan yang benar dengan mempelajari aqidah, kita dapat menemukan jalan atau petunjuk yang benar karena pedoman kebenaran terbaik adalah Alquran.
Dapatkan kedamaian hidup karena orang yang percaya dan percaya pada iman hatinya menjadi damai dengan mengingat Tuhan.
Tidak mudah terpengaruh oleh dunia yang sifatnya sementara, yang abadi, akhirat.
Dapatkan kepastian Surga saat imannya tidak bercampur dengan rasa malu dan aman dari kekekalan neraka.
Aman dari pengaruh kepercayaan yang membawa kehancuran dan menjauhkan dari kebenaran.

Keyakinan yang berbeda

Berikut ini adalah jenis-jenis kepercayaan menurut para ulama, diantaranya sebagai berikut:

Tauhid Al-Uluhiyyah (al-Fatihah ayat 4 dan an-Nas ayat 3)
Menekankan Tuhan dalam penyembahan, yaitu menyembah hanya Tuhan dan hanya karena Dia.
Tauhid Ar-Rububiyyah (al-Fatihah ayat 2 dan an-Nas ayat 1) menegaskan Allah dalam perbuatannya, yaitu, ia percaya dan berkeyakinan bahwa hanya Allah yang menciptakan, menguasai dan mengatur alam semesta ini.
Tauhid Al-Asma ‘adalah-Sifat, yang menekankan kepada Allah dalam asma dan fitrahnya, berarti meyakini bahwa tidak ada makhluk yang serupa dengan Allah, pada hakikatnya asma dan alam.

Ruang lingkup aqidah

Beberapa bidang aqidah adalah:

Keilahian adalah pembahasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan ketuhanan, terutama yang berkaitan dengan ketuhanan (Tuhan, Tuhan) seperti keberadaan Tuhan, nama dan atribut Tuhan, perbuatan (af’al) Tuhan dan sebagainya. .
Nubuwwat adalah diskusi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan nabi dan rasul, termasuk berbicara tentang kitab-kitab Tuhan, mukjizat, karamat dan sebagainya.
Ruhaniyat adalah diskusi tentang pertanyaan tentang supranatural. Misalnya malaikat, setan dan jin.
Sam’iyyat adalah diskusi tentang hal-hal yang berkaitan dengan supranatural. Misalnya surga, neraka, kuburan dan lain-lain.

Baca lebih lanjut: Media Komunikasi
Prinsip Aqidah

Berikut beberapa prinsip keyakinan, yaitu:

Ketaatan kepada Allah SWT pada dasarnya berarti menaati perintah Allah dan menjauhi larangannya. Kepatuhan berarti mengikuti perintah dan menghindari larangan. Jadi tidaklah cukup menjadi seorang muwahhid (yang meyakini bahwa Allah disebutkan dalam ibadah) tanpa amal.
Menjauhi Syirik dan pelaku Syirik berarti jika seseorang meyakini keimanan Islam, maka prinsip seorang Muslim adalah meyakini ketidakabsahan Syirik dan juga tidak meyakini musyrik. Seorang Muslim harus membenci mereka dan dia demi Allah

 

LIHAT JUGA :

https://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/psiphon-pro/
http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2021/05/11/psiphon-pro/
http://dewi_marisa12u.staff.ipb.ac.id/2021/05/11/alight-motion-pro/
http://dewi_marisa12u.staff.ipb.ac.id/2021/05/11/psiphon-pro/
http://www.unmermadiun.ac.id/sewulan/index.php/2021/05/kinemaster-pro-apk-mod/
http://www.unmermadiun.ac.id/sewulan/index.php/2021/05/alight-motion-pro/
http://www.unmermadiun.ac.id/sewulan/index.php/2021/05/psiphon-pro/
http://blog.dinamika.ac.id/arya/2021/05/11/alight-motion-pro/
http://blog.dinamika.ac.id/arya/2021/05/11/psiphon-pro/
https://bak.umtas.ac.id/gb-whatsapp-pro/
https://bak.umtas.ac.id/video-bokeh-museum/
https://bak.umtas.ac.id/alight-motion-pro/
http://blog.fk.unsoed.ac.id/2021/05/11/gb-whatsapp/
http://blog.fk.unsoed.ac.id/2021/05/11/alight-motion-pro/
http://blog.fk.unsoed.ac.id/2021/05/11/psiphon-pro/
http://blog.unnes.ac.id/agungrifzqi/alight-motion-pro/
http://blog.unnes.ac.id/agungrifzqi/psiphon-pro-apk-mod/
http://staff.unila.ac.id/siswantoro/psiphon-pro/
http://webblogkkn.unsyiah.ac.id/glumpangtutong8/gb-whatsapp-pro/
http://webblogkkn.unsyiah.ac.id/glumpangtutong8/kinemaster-pro/
http://webblogkkn.unsyiah.ac.id/glumpangtutong8/psiphon-pro/
http://firman.blog.unas.ac.id/